STRATEGI BERPIKIR POSITIF

Perlu diketahui berpikir positif adalah sumber kekuatan dan kebebasan. Sumber kekuatan yang membantu pikiran untuk mencari solusi permasalahan sehingga manusia menjadi mahir, percaya dan kuat. Sumber kebebasan yang terbebas dari penderitaan dan kungkungan pikiran negative serta pengaruhnya. Ciri khas manusia yang berpikir positif adalah beriman dan bertawakkal kepada Allah, memiliki nilai-nilai luhur, jelas terhadap cara pandang sesuatu, memiliki keyakinan dan proyeksi yang positif, selalu mencari jalan keluar dari masalah, belajar dari masalah dan kesulitan, tidak membiarkan masalah mempengaruhi kehidupannya, percaya diri, menyukai perubahan dan berani menghadapi tantangan hidup, pandai bersosial dan memiliki cita-cita dengan perjuangan.

Untuk menghasilkan pikiran yang positif, maka harus memiliki kekuatan yang menyeimbangkan cara berpikir. Kekuatan tersebut meliputi keputusan, tanggung jawab , dan pilihan.  “ Anda hari ini adalah hasil keputusan Anda kemarin, Anda esok hari ditentukan oleh keputusan Anda hari ini”. Ada 5 dasar dalam sebuah keputusan: pertama, keputusan berpikir, agar keputusan untuk berpikir bernilai positif maka kenali pikiran dan cari cara penyelesaiannya. Kedua, keputusan berkonsentrasi, jika pusat perhatian adalah kegagalan maka hasilnya adalah kegagalan. Ketiga, keputusan merasakan. Keempat, keputusan berperilaku. Kelima, keputusan memperbaiki.

Kecermatan dalam mengambil keputusan melahirkan sebuah pilihan. Apapun yang terjadi dalam kehidupan manusia bersumber dari pilihannya. Seperti yang dikatakan Bernard Shaw, “pilihan yang menentukan arah kehidupan manusia, bukan keadaan”. Anda bebas memilih pikiran, memilih cara mengatasi masalah, dan memilih cara pandang terhadap masalah. Hidup ini sederhana, tapi terkadang manusia sering membuatnya rumit dan kompleks. Dari pilihan yang terbaik maka akan melahirkan sebuah tanggung jawab. “Apa yang terjadi pada manusia tidaklah penting, namun yang penting adalah apa yang dilakukan manusia terhadap sesuatu yang terjadi padanya”.

Ada 7 prinsip berpikir positif diantaranya: pertama, masalah dan kesengsaraan hanya ada dalam persepsi. Kedua, Allah tidak akan menutup 1 pintu kecuali membuka pintu-pintu yang lain. Ketiga, mengubah pikiran sama halnya dengan mengubah kenyataan. Keempat, setiap masalah dapat diselesaikan menggunakan penyelesaian spiritual. Kelima, belajarlah dari masa lalu kemudia hiduplah hari ini dan susunlah rencana untuk masa depan. Keenam, Anda jangan jadi masalah, dan pisahkan masalah dari diri Anda. Ketujuh, masalah tidak akan membiarkan Anda di tempat.

Bagaimana strategi berpikir positif? Strategi berpikir positif diantaranya:

         Strategi teladan, yaitu dengan meneladani perilaku dan figur seseorang terutama fiur Rasulullah SAW.

         Strategi orang lain, yaitu dengan merasakan posisi kita yang berada di pihak orang lain sehingga mampu berempati terhadap penderitaannya. Hal ini sangat membantu manusia untuk selalu berpikir positif tentang orang lain.

         Strategi mengubah konsentrasi, yaitu dengan cara mengalihkan permasalahan dengan menciptakan suasana yang baru.

         Strategi pengurangan dan peningkatan, yatu dengan mengurangi sesuatu yang tidak diinginkan dan meningkatkan sesuatu yang diinginkan.

         Strategi hasil positif, yaitu dengan lebih banyak belajar dari kegagalan daripada keberhasilan maka kita akan tahu apa yang harus dilakukan setelah tahu apa yang belum dilakukan.

         Strategi redefinisi, yaitu mengetahui diri sendiri dengan baik kemudian berusaha mendengarkan masukan dari orang lain dan meningkatkan diri.

         Strategi pembagian, yaitu dengan mengetahui bagian-bagian dari kelemahan.

         Strategi nilai luhur, yaitu sadar akan kesalahan lalu kemudian berusaha memperbaiki.

         Strategi alternative, yaitu dengan memiliki berbagai alternative untuk mengatasi masalah, maka berarti kita tahu jalan menuju kesuksesan.

         Strategi otogenik, yaitu dengan terus mengulai pernyataan positif dalam berbagai hal dan keadaan.

Ketika kamu telah membulatkan tekad maka tawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya” (QS. Al-Imran: 159).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s